Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk memecahkan masalah. Sadar, atau tidak sadar, manusia sudah berevolusi dalam beberapa hal. Pada artikel ini saya akan memberikan gambaran bagaimana kita perlu berevolusi mencari cara hidup yang lebih bersih, praktis dan aman termasuk untuk air yang kita minum.
Manusia dan Dorongan untuk Hidup Lebih Nyaman
Kalau kita lihat, kehidupan manusia selalu berubah. Dulu semua serba manual, sekarang semuanya tinggal sentuh layar. Tapi ada satu benang merah: manusia selalu mencari cara untuk lebih nyaman. Sebagai gambaran dahulu orang melakukan barter untuk mendapatkan barang lain dengan barang yang dimiliki; kemudian ditemukanlah mata uang untuk bertransaksi, dan coba bandingkan kondisi saat ini, pembayaran via Transfer, Virtual Account atau bahkan menggunakan QRIS.

Fase Pertama: Pasar Tradisional – Simbol Kebutuhan Dasar
Dahulu kita hanya mengenal pasar tradisional sebagai satu-satunya tempat untuk mendapatkan kebutuhan dasar: membeli beras, sayuran, daging maupun bumbu. Hanya dengan berkunjung ke lokasi pasar, kita bisa berbelanja beberapa kebutuhan dasar dalam satu waktu.
Biasanya untuk mendapatkan sayuran/daging yang segar, kita harus ke pasar lebih pagi. Bayangkan kondisi ibu/istri dimana harus ngurus anak dan suami untuk bisa siap-siap ke sekolah dan ke kantor. Begitu kesiangan dikit, yang didapatkan mungkin sayur yang kurang segar. Belum lagi kondisi yang ramai, harus berdesakan karna akses jalan sudah kemakan oleh lapak penjual. Ditambah lagi kondisi pasar yang kadang becek, dan sampah dimana-mana sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap dan menjadi kurang higienis.
Siapa yang nggak kangen suasana ibu-ibu nawar harga di pasar? Atau siapa yang kangen bawa banyak kresek penuh dengan belanjaan. Yah, meskipun bikin kangen tapi kita mau tidak mau mulai meninggalkan fase ini karna ada solusi lain yang lebih nyaman.
Fase Kedua: Supermarket – Solusi yang Lebih Nyaman
Dengan bertambahnya keluarga baru, munculah perumahan-perumahan untuk menjadi solusinya. Muncul juga supermarket dan mall; dimana kita bisa berbelanja lebih bersih, ber-AC, produk rapi dan mudah dicari.
Suasana berbelanja jadi lebih nyaman dengan berbelanja bersama-sama dengan keluarga. Anak-anak berbebut untuk mendorong troley belanjaan, dan di akhir sesi berbelanja terkadang minta jajan karna sudah bantuin bawa belanjaan. Yah, namanya juga anak-anak.
Fase ini masih kita gunakan saat ini meskipun ada beberapa kendala yang terkadang harus dihadapi. Perjalanan untuk menuju lokasi supermarket terkadang harus melalui macet panjang. Belum lagi saat kita sampai di supermarket, ternyata parkir juga penuh. Perlu puter-puter beberapa kali di parkiran dulu sampai ada yang keluar, baru kita bisa dapet tempat parkir. Masalah ternyata ga berhenti sampai disitu, ternyata saat mau bayar di kasir, antrian sudah mengular panjang (apalagi kalau tanggal muda, beuh….).
Fase Ketiga: Belanja Online – Simbol Kenyamanan Modern
Saat ini sudah semakin banyak orang berpindah dari cara berbelanja tradisional ke online shopping. Karena lebih praktis, bisa dibeli dari rumah, tidak perlu antre dan tidak perlu repot keluar rumah.
Kita masih bisa mengerjakan hal lain di rumah, mengurus anak atau beberes rumah dan belanjaan bisa datang kerumah dengan kita order online. Apakah Anda juga sudah merasakan mudah dan praktisnya berbelanja online dari rumah?
Adakah Evolusi pada Air Minum?
Kalau urusan belanja saja bisa berubah drastis karena alasan: menginginkan sehat, praktis, nyaman dan hemat; kenapa tidak dengan air yang kita minum setiap hari?
Fase Pertama: Rebus Air Minum
Dahulu belum banyak pencemaran air yang terjadi dan untuk mendapatkan air minum, manusia melakukan proses merebus air supaya kuman dan bakteri bisa mati. Disini kondisi aman dan hemat bisa kita dapatkan, namun sangat repot. Karena untuk bisa minum kita perlu rebus air lebih dahulu. Setelah mendidih, tentu saja tidak bisa diminum secara langsung karna kondisi air masih panas. Proses merebus air ini juga tidak bisa ditinggal jauh. Sehingga biasanya saat merebus, digunakan teko yang spesial dimana pada saat air sudah mendidih, uap air akan mengalir ke ujung teko dan menghasilkan bunyi karna di ujung teko didesign agar uap yang melewati menghasilkan suara.
Fase Kedua: Air Galon dan Isi Ulang
Pada awalnya ide menggunakan kemasan galon ini sempat membuat orang bertanya-tanya, mengapa air harus pakai galon. Tapi lambat laun solusi ini dapat diterima dan menjadi populer. Karena orang tidak lagi ribet untuk merebus air dan menunggu suhu airnya turun. Terus adakah masalah penggunaan Air Galon?
Masalah Air Galon #1 – BPA dan Microplastic
Baca juga: Microplastik di Galon kita, dan Waspada Bahaya Microplastik. Ada beberapa produk galon dimana galon tersebut akan kembali ke pabrik dan diproses untuk dapat didistribusikan kembali ke pembeli. Saya yakin Anda juga pernah melihat video edukasi dimana botol air minum jangan ditaruh didalam mobil. Mengapa? karna dengan terpapar panas, maka material plastik akan terkelupas dan ukurannya sangat kecil, oleh karena itu disebut microplastik.

Bayangkan microplastik tersebut terminum dan masuk kedalam tubuh kita. Karna ukurannya yang sangat kecil, tentu saja tidak akan terasa dalm jangka pendek. Namun apabila itu terus berlangsung setiap harinya, bisa jadi setiap minggu kita seperti menyuap 1 sendok penuh isi plastik. Dan apabila ini tetap terus berlangsung, bisa saya gambarkan plastik tersebut mungkin setumpuk pada ukuran piring kita. Tentu saja ini tidak kita inginkan, karna plastik tidak bisa diurai didalam tubuh kita
Masalah Air Galon #2 – Kebersihan Galon
Bayangkan air yang mengendap didalam selang dan terus menerus terpapar panas, apa yang terjadi? Terjadi pertumbuhan lumut. Apa yang terjadi pada galon?
Produsen galon memiliki pabrik dimana lokasinya akan mendekati sumber mata air di pegunungan. Di pabrik tersebut akan ada proses yang kemudian di delivered ke Distribution Center. Disini galon akan menginap hingga proses pengiriman ke distributor. Di area distributor juga tentunya tidak diwaktu yang sama akan langsung terkirim ke toko-toko. Dan pada akhirnya setelh terkirim ke Toko, kita bisa mendapatkannya. Dari sini kita lihat ada waktu yang diperlukan dari sumber mata air sampai diterima di kita. Bayangkan proses yang cukup memakan waktu dan dalam proses pengiriman, mayoritas truk angkutan mengangkut air galon dengan kondisi terpapar panas matahari secara langsung. Mungkinkah terjadi perubahan kualitas air didalam galon?
Masalah Air Galon #3 – Kebersihan Dispenser/Pompa Galon
Untuk mendapatkan air di dalam galon, kita akan cukup terbantu dengan dispenser maupun pompa galon. Pertanyaannya, kapan terakhir kita membersihkan dispenser/pompa galon? Kebersihan yang dimaksud bukan saja permukaan luarnya, tetapi yang lebih penting, kebersihan didalamnya, termasuk saluran air mulai dari air galon masuk ke dispenser hingga kluar dari dispenser.
Masalah Air Galon #4 – Perlu Angkat Galon
Walaupun ini terasa simpel tapi ini cukup meresahkan, berapa galon yang Anda perlukan untuk mencukupi kebutuhan air minum keluarga dalam sebulan? Belum lagi saat Anda tinggal dengan kondisi rumah tingkat.
Apabila tugas angkat galon hanya dapat dilakukan sang suami, bagaimana saat kondisi suami tidak dirumah dan kluarga di rumah memerlukan air? Atau sebaliknya di saat suami pulang dengan kondisi sudah capek dan perlu angkat galon lebih dulu?
Era Baru: Coway – Solusi Air Bersih dan Praktis

Sekarang, orang tidak perlu lagi ribet rebus air atau ganti galon. Cukup satu alat: water purifier dari Coway, air langsung bisa diminum – panas, dingin, atau suhu ruang.
Water purifier adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyaring air yang berasal dari PDAM atau air tanah menjadi air yang layak minum. Sehingga tidak lagi dibutuhkan galon dan dispenser.
Mengapa perlu menggunakan Water Purifier dari Coway?
- Menggunakan teknologi proses filtrasi Reverse Osmosis (RO). Water Purifier dari Coway minimum menggunakan 4 step filter: Neo Sense dimana berfungsi untuk menyaring partikel besar (pasir, karat, lumpur dan sedimen) serta menghilangkan klorin dan zat organik yang menyebabkan bau dan rasa tidak sedap; RO Membran Filter yang berfungsi untuk menyaring zat terlarut mikro hingga 0.0001 mikron (setara dengan 1/10000 ukuran rambut manusia). Tahap ini akan menghasilkan air murni (pure water); Inno Sense Filter yang berfungsi untuk menyerap sisa bau, rasa klorin atau zat kimia yang mungkin masih tersisa, sehingga rasa iar menjadi lebih segar dan alami saat diminum; Anti Bacterial Filter berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri di saluran atau tangki air serta menjaga air tetap higienis bahkan setelah lama disimpan di tangki Coway. Disini kamu sudah dapet manfaat Sehat
- Pembelian paket Coway akan mendapatkan Heart Service oleh Coway Lady (Cody). Heart Service ini meliputi: Perawatan Rutin dimana Cody akan melakukan perawatan setiap 2 bulan sekali sesuai paket yang dipilih; Penggantian Filter akan dilakukan oleh Cody sesuai dengan life time filter masing-masing; Jaminan Garansi, Coway memberikan garansi perbaikan baik untuk jasa dan spare part sesuai dengan paket yang dipilih
- Semua produk Coway diproduksi langsung di Korea dengan spare part dan bahan asli. Sehingga secara kualitas tidak diragukan
- Memiliki sertifikat WQA Gold Seal Mark, sertifikat Hala.
- Memiliki 4.000 paten dan 370+ peneliti serta laboratorium air terbesar
Karena hidup modern bukan soal serba cepat saja, tapi juga tentang memastikan yang kita konsumsi setiap hari benar-benar aman. Seperti halnya kita beralih dari pasa ke belanja online, evolusi air mionum juga sudah sampai di tahap baru. Saatnya meninggalkan kebiasaan lama yang repot dan mulai menikmati hidup yang lebih bersih, praktis dan modern – bersama Coway
